Jakarta Inilahindonesia.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., di ruang kerja Pangkormar, Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jakarta Pusat, Senin (12/1/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar hadir didampingi Anggota DPR RI Komisi VII, H. Achmad Daeng Se’re, guna membahas agenda penguatan kerja sama antarlembaga.
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang diawali perkenalan pejabat utama Korps Marinir oleh Pangkormar kepada rombongan dari Sulawesi Selatan.
Sebaliknya, Bupati Takalar turut memperkenalkan jajaran pendampingnya, menciptakan ruang dialog inklusif untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Pertemuan ini membahas penyelarasan visi dalam mendukung pembangunan daerah, penguatan ketahanan wilayah, serta peningkatan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Sulawesi Selatan.
Kedua pihak juga berkomitmen mengoptimalkan pembinaan potensi maritim di wilayah pesisir, sejalan dengan posisi geografis Kabupaten Takalar yang memiliki kekayaan sumber daya laut yang signifikan.
Dalam sambutannya, Letjen TNI (Mar) Endi Supardi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai wujud komitmen membangun komunikasi yang harmonis antara TNI AL dan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi pusat, daerah merupakan langkah nyata membangun kekuatan maritim nasional yang tangguh, dimulai dari penguatan koordinasi di tingkat daerah.
Pangkormar juga menekankan bahwa kolaborasi yang solid antara TNI dan pemerintah daerah merupakan faktor kunci menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dengan stabilitas yang terjaga, program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan optimal sehingga kehadiran Korps Marinir di daerah memberi dampak nyata terhadap rasa aman dan kemajuan masyarakat.
Bupati Takalar pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pangkormar dan berharap pertemuan ini menjadi awalan kerja sama berkelanjutan di bidang sosial kemasyarakatan, pengembangan potensi kelautan, serta kesiapsiagaan bencana.
Dalam komentarnya, Bupati Takalar menegaskan bahwa pembangunan daerah pesisir harus dipandang sebagai satu kesatuan sistem pertahanan dan kesejahteraan rakyat.
“Penguatan sektor maritim bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal kedaulatan dan ketahanan nasional. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Korps Marinir merupakan investasi strategis bagi masa depan wilayah pesisir, terutama dalam menghadapi perubahan iklim, dinamika keamanan laut, dan tantangan sosial kemasyarakatan,”
ujar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye.
Ia melanjutkan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi yang produktif antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
“Kami ingin Takalar menjadi laboratorium kebijakan maritim di kawasan timur Indonesia, di mana pengelolaan sumber daya kelautan, kesiapsiagaan bencana, dan pemberdayaan masyarakat pesisir berjalan seiring secara ilmiah, terukur, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sebagai salah satu poin utama pembahasan, pertemuan ini mengoordinasikan rencana hibah lahan untuk pembangunan Markas Komando Brigade Infanteri Marinir (Mako Brigif Marinir) dan Batalyon Infanteri Marinir (Yonif Marinir) di wilayah Takalar.
Langkah ini diharapkan meningkatkan efektivitas dan kesiapsiagaan Korps Marinir dalam mendukung penguatan pertahanan strategis, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Pewarta : Anti /Tim Med






