TAKALAR Inilahindonesia.com – Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, melakukan kunjungan kerja spesial ke Desa Kadatong, Rabu (11/02/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Takalar ini bertujuan menyapa sekaligus memberikan motivasi langsung kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat agar mampu beradaptasi di era digital.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Takalar menggandeng program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN), sebuah inisiatif kolaboratif antara ASEAN dan Google.org, dengan Kaizen Collaborative Impact sebagai local implementing partner di Indonesia.
Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Ibu Asmita Saputri, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat mulia.
Menurutnya, program ini membantu meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Desa Kadatong, agar mampu memanfaatkan teknologi terbaru guna meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha mereka.
“Kegiatan ini sangat luar biasa karena membantu meliterasi masyarakat akan pentingnya penggunaan teknologi terbarukan untuk mendukung produktivitas, khususnya pelaku usaha di desa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan penggerak ekonomi desa dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan.
“Kita selaku pelaku usaha harus mampu melihat dan mengikuti perkembangan zaman, utamanya dalam hal digitalisasi, agar usaha yang kita geluti bisa melejit berkat bantuan media sosial,” tegas Bupati yang disambut tepuk tangan meriah warga.
Pj. Kepala Desa Kadatong, Baharuddin Tjalla Daeng Awe, menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia menilai kunjungan Bupati memberikan dampak psikologis yang besar bagi warga karena merasa diperhatikan langsung oleh pimpinan daerah.
Menurutnya, ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mendorong UMKM desa agar naik kelas melalui program yang solutif dan berkelanjutan.
Antusiasme warga terlihat dari kehadiran 108 pelaku usaha dari total 125 UMKM yang terdata di Desa Kadatong. Salah satu peserta, Fitria, penjual Es Teko, mengaku terinspirasi untuk mulai memanfaatkan Google Maps dan media sosial sebagai sarana promosi agar usahanya lebih mudah ditemukan pelanggan dari luar desa.
Hal senada disampaikan Dg Ngaga, pedagang kelontong setempat, yang berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar keterampilan pemasaran digital para pelaku UMKM semakin meningkat.
Menutup kegiatan, para pelaku UMKM Desa Kadatong secara kolektif menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati H. Mohammad Firdaus Daeng Manye. Mereka berharap langkah awal ini segera ditindaklanjuti dengan pelatihan teknis lanjutan, sehingga visi besar menjadikan UMKM Takalar “melejit” melalui digitalisasi dapat terwujud merata di seluruh wilayah kabupaten.
Pewarta: Dg Kulle / Tim Med






