Muhammad Nur : Cek Fisik Kendaraan Dinas, Wujud Transparansi dan Tertib Aset Takalar

TAKALAR, InilahIndonesia.com- Pemerintah Kabupaten Takalar bersama tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaksanakan cek fisik kendaraan dinas roda dua, roda tiga, dan roda empat di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pemeriksaan aset daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar yang difokuskan pada validasi keberadaan, kondisi, serta kesesuaian administrasi kendaraan dinas dengan data inventaris resmi.
Cek fisik tersebut melibatkan Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Takalar.

Seluruh kendaraan dinas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihadirkan untuk diverifikasi langsung oleh tim pemeriksa, meliputi pengecekan nomor rangka, nomor mesin, kondisi fisik kendaraan, hingga pencocokan dengan dokumen administrasi dan kartu inventaris barang.

Bacaan Lainnya

Kasubid Pemanfaatan dan Penghapusan Aset BKAD Kabupaten Takalar, Muhammad Nur, S.E., M.M (Daeng Nuru), menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan tertib administrasi serta optimalisasi pengelolaan aset daerah.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Menurutnya, melalui kegiatan ini dapat diketahui kondisi riil kendaraan, termasuk yang masih layak operasional, yang membutuhkan perawatan, maupun yang sudah harus diusulkan penghapusan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

” Cek fisik kendaraan dinas merupakan representasi nyata dari tata kelola pemerintahan modern yang menempatkan aset daerah sebagai instrumen strategis pelayanan publik.
Aset bukan hanya barang milik daerah, melainkan modal pembangunan yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada manfaat”. Jelas Muhammad Nur Ke media .

Muhammad Nur Menambahkan ” Bahwa Kehadiran Badan Pemeriksa Keuangan dalam proses ini memperkuat mekanisme check and balance antara pengelola dan auditor eksternal.

“Pengawasan yang sistematis terhadap aset daerah berdampak langsung pada efisiensi anggaran, pencegahan potensi penyalahgunaan, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Takalar.

Melalui langkah ini, diharapkan pengelolaan aset di Kabupaten Takalar semakin tertib, akurat, dan berkelanjutan demi mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan berkualitas” .Tambah Muhammad Nur.

 

Pewarta: Dg Kulle/ Tim Med

Pos terkait