Pemda Takalar Gelar Buka Puasa Bersama

Takalar InilahIndonesia.com- Ramadan tidak hanya menjadi ruang spiritual bagi umat Muslim, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial antara pemerintah dan masyarakat.

Nuansa itu terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Takalar di Rumah Jabatan Bupati, Kamis sore, 5 Maret 2026.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut. Sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, para camat, lurah, kepala desa, serta tokoh masyarakat hadir dalam agenda yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi sosial antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati Takalar H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menyerahkan bantuan sosial kepada sepuluh kepala keluarga yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Takalar. Penyerahan bantuan itu menjadi simbol kehadiran negara melalui pemerintah daerah dalam merespons persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan administratif, tetapi juga membutuhkan kohesi sosial serta dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintahan yang kuat lahir dari kebersamaan.

Karena itu saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, pejabat vertikal, camat, lurah, kepala desa, dan masyarakat yang selama ini terus menjaga sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Takalar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kebersamaan dirinya bersama Wakil Bupati Hengky dalam memimpin Kabupaten Takalar telah berjalan kurang lebih satu tahun. Dalam periode tersebut, pemerintah daerah berupaya membangun fondasi tata kelola pemerintahan yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, tetapi menjadi ruang refleksi sosial yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat.

“Momentum seperti ini penting untuk menjaga kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Pembangunan daerah membutuhkan komunikasi yang terbuka serta kepercayaan publik yang kuat,” katanya.

Bupati Daeng Manye juga menegaskan bahwa Rumah Jabatan Bupati bukanlah ruang eksklusif kekuasaan, melainkan rumah bersama yang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
“Rumah jabatan ini adalah rumah rakyat.

Pemerintah harus selalu hadir dan dekat dengan masyarakat, sehingga aspirasi dan harapan publik dapat menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai energi sosial dalam mendorong kemajuan daerah.

“Dengan solidaritas sosial yang kuat, kita optimis Kabupaten Takalar dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan singkat sebelum seluruh tamu undangan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

 

Pewarta: Tim Media

 

Pos terkait