Milad ke-26 HIPERMATA, Baharuddin Tjalla Serukan Soliditas dan Peran Kontrol Sosial.

Takalar InilahIndonesia.com – Momentum peringatan Milad ke-26 HIPERMATA Komisariat Universitas Muhammadiyah Makassar menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan solidaritas kader.

Sejumlah tokoh dan alumni organisasi turut hadir dalam peringatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan, Senin (09/03/2026).

Salah satu alumni yang turut memberikan ucapan dan refleksi adalah mantan Ketua IKA HIPERMATA Komisariat Universitas Muhammadiyah Makassar, Baharuddin Tjalla yang akrab disapa Daeng Awe.

Bacaan Lainnya

Ia menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang organisasi mahasiswa tersebut yang kini memasuki usia ke-26 tahun.

Menurut Daeng Awe, usia 26 tahun bagi sebuah organisasi ibarat fase paling produktif dalam kehidupan manusia.
Pada fase ini, organisasi dinilai telah memiliki pengalaman, jaringan, serta kematangan dalam menjalankan peran strategisnya di tengah masyarakat.

“Usia 26 tahun bagi HIPERMATA adalah masa yang sangat produktif.
Organisasi ini telah melewati berbagai dinamika dan proses kaderisasi.
Saya berharap ke depan HIPERMATA semakin solid, progresif, dan tetap menjaga hubungan baik dengan seluruh stakeholder, tanpa meninggalkan peran sentralnya sebagai social control,” tegas Daeng Awe.

Daeng Awe juga menekankan bahwa kekuatan organisasi mahasiswa tidak hanya terletak pada jumlah kader, tetapi pada konsistensi menjaga nilai perjuangan, integritas, serta keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat.

Peringatan Milad HIPERMATA tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh organisasi, di antaranya mantan Ketua PB HIPERMATA, Takhifal Mursalin serta Ketua PB HIPERMATA saat ini, Muh Nasrum.

Kehadiran mereka bersama para ketua komisariat HIPERMATA dari berbagai kampus menambah semarak perayaan Milad organisasi tersebut.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat konsolidasi kader dan alumni.

Bagi banyak pihak, perjalanan 26 tahun HIPERMATA bukan sekadar usia organisasi, tetapi simbol keberlanjutan perjuangan intelektual mahasiswa dalam menjaga idealisme, memperkuat solidaritas kader, dan terus menjadi garda terdepan kontrol sosial di tengah masyarakat.

 

Pewarta: Dg Kulle/ Tim Med

Pos terkait