Keterangan Gambar:
Ketua Relasi Mustakim didampingi Bendahara Relasi Gunawang Dg Situju hadir langsung saat penyerahan bantuan Alquran, dan Juz amma saat kegiatan Bakti Sosial Relasi Care di TK/TPA Muhlisin, Kelurahan Parangluara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Jumat (17/4/2026).
TAKALAR InilahIndonesia.com — Gerakan sosial berbasis kepedulian kembali ditunjukkan melalui kegiatan Bakti Sosial Relasi Care yang dilaksanakan di TK/TPA Muhlisin, Kelurahan Parangluara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada renovasi sarana tempat mengaji sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.
Di tengah berbagai tantangan sosial, keberadaan TK/TPA tetap menjadi ruang strategis dalam membentuk karakter, moralitas, dan kecerdasan spiritual generasi muda.
Secara substansial, program ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan manusia harus dimulai dari nilai-nilai dasar. Pendidikan Al-Qur’an diposisikan sebagai pilar utama dalam membangun peradaban yang berintegritas dan berakhlak.
Ketua Relasi, Mustakim, dalam pernyataannya menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang berorientasi jangka panjang.
“Renovasi tempat mengaji bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi memperkuat ruang pembentukan nilai. Di sinilah generasi dibentuk, bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan spiritual yang kokoh,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci keberhasilan gerakan sosial seperti ini.
Menurutnya, ketika masyarakat dilibatkan secara langsung, maka rasa memiliki akan tumbuh, dan keberlanjutan program akan terjaga secara alami.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengurus Relasi serta unsur masyarakat setempat yang menyambut baik inisiatif tersebut.
Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan TK/TPA.
Lebih jauh, Relasi Care menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari capaian infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan terus dirawat dalam kehidupan masyarakat.
Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lahirnya gerakan serupa, demi menciptakan generasi yang unggul secara intelektual dan matang secara spiritual.
Pewarta: Ardi Dg Kulle/ Tim Med







