Rumah dan Mobil Dirusak, Warga Laikang Minta Polisi Tangkap Pelaku

 

Takalar, inilahindonesia.com- Sarifah Nuryanti Dg Soppeng (41), warga Dusun Boddia, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, meminta polisi mengusut tuntas aksi perusakan rumah sekaligus tempat usahanya yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.40 WITA.

Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar 10 orang. Selain merusak rumah dan kios milik korban, para pelaku juga diduga merusak mobil Toyota Agya milik Sarifah.

Bacaan Lainnya

Sarifah menuturkan, aksi tersebut bermula ketika seorang pria berinisial ALMS datang ke depan kios sambil menodongkan senjata yang disebutnya berjenis soft gun.
Menurut Sarifah, pria tersebut kemudian melontarkan ancaman sebelum meninggalkan lokasi.

“Pelaku datang ke depan kios menodongkan senjata jenis soft gun, lalu berteriak, ‘Keluar ko, kupecahkan nanti kepalamu.’ Suami saya mau keluar, tetapi saya larang. Saya pun menangis, lalu yang bersangkutan pergi,” ujar Sarifah.

Namun, tidak lama kemudian, sekelompok orang kembali mendatangi lokasi dan diduga melakukan pelemparan menggunakan batu.

Akibatnya, rumah dan tempat usaha korban mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

Kaca mobil Toyota Agya milik korban disebut hampir seluruhnya pecah. Kaca jendela rumah juga hancur. Selain itu, dinding papan lapis roboh, etalase rokok dan etalase besar rusak, serta lemari, kulkas, meja kaca, dan pintu kios turut mengalami kerusakan.

Sejumlah barang di dalam kios juga disebut berhamburan akibat aksi tersebut.

Sarifah memperkirakan total kerugian akibat perusakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Sebut Sejumlah Nama
Dalam keterangannya, Sarifah menyebut sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Mereka masing-masing berinisial SDM, warga Cikoang; ALMS, warga Boddia; SMSD, warga Boddia; dan RJ, warga Cikoang.

Sementara beberapa orang lainnya yang diduga terlibat hingga kini belum diketahui identitasnya.
Atas kejadian tersebut, Sarifah meminta aparat kepolisian mengusut seluruh pihak yang terlibat tanpa terkecuali.

“Saya meminta pihak kepolisian segera menangkap semua pelaku dan memproses mereka sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga berharap kerugian yang kami alami dapat diganti sepenuhnya,” tegas Sarifah.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Takalar. Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Satuan Reserse Kriminal, khususnya Unit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Polres Takalar, terkait perkembangan laporan, proses penyelidikan, serta langkah hukum yang akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang disebut dalam laporan.

 

Pewarta/ A. DG Kulle/ Tim Medi

Pos terkait