Wabup Takalar Bekali Kader HMI, Dorong Intelektual Muda Berkontribusi

Takalar, inilahindonesia.com – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.Si., menghadiri undangan Pengurus HMI Cabang Takalar untuk menjadi pemateri dalam kegiatan Intermediate Training atau Latihan Kader II (LK II) yang berlangsung di Wisma Pemda Takalar, Rabu (17/6).

Kegiatan pengkaderan tingkat lanjut tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dalam kesempatan itu, Dr. Hengky Yasin menyampaikan materi yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab sosial dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah dan nasional.

Bacaan Lainnya

menurutnya kader muda harus mampu membangun tradisi berpikir kritis, memperkuat kompetensi, serta menghadirkan gagasan konstruktif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mahasiswa dan kader organisasi memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan. Karena itu, kemampuan intelektual, karakter kepemimpinan, dan kepedulian sosial harus terus diasah,” pesan Hengky dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengapresiasi langkah HMI Cabang Takalar yang terus konsisten melaksanakan proses kaderisasi sebagai wadah pembentukan generasi muda yang berkualitas.

Kegiatan LK II HMI Cabang Takalar ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen terhadap pembangunan daerah.

Kehadiran Wakil Bupati Takalar dalam forum kaderisasi HMI menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kelompok intelektual muda. Organisasi mahasiswa seperti HMI tidak hanya menjadi ruang pembentukan aktivis, tetapi juga laboratorium gagasan yang dapat melahirkan pemimpin masa depan.

LK II menjadi momentum strategis untuk memperkuat budaya intelektual, sebab tantangan pembangunan hari ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya kritis terhadap persoalan, tetapi juga mampu menawarkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan nilai kebangsaan.

Kader yang kuat secara pemikiran dan karakter akan menjadi aset daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta pembangunan yang berkelanjutan.

 

 

Pewarta : A. Dg Kulle/ Tim Med

Pos terkait