Diduga Modus Penyaluran BBM Subsidi Berubah, SPBU Tarowang Jadi Sorotan

JENEPONTO, INILAHINDONESIA.COM – Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sekitar SPBU 74.92307 Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, kembali menjadi perhatian publik.

Kali ini, seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan adanya dugaan perubahan modus dalam pengambilan BBM bersubsidi.

Menurut sumber tersebut, kendaraan yang diduga melakukan pengambilan BBM bersubsidi tidak lagi menggunakan jerigen secara mencolok seperti sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Sumber itu menyebut, modus yang diduga digunakan kini memanfaatkan kendaraan pikap yang melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang kali. Setelah itu, BBM tersebut diduga ditampung di sebuah lokasi yang disebut berada tidak jauh dari SPBU.

Sumber tersebut juga menyebut sopir yang diduga ditugaskan mengangkut BBM bersubsidi itu berinisial SR. Namun demikian, informasi mengenai identitas maupun dugaan keterlibatan yang bersangkutan belum dapat diverifikasi secara independen oleh media ini.

“Kalau sekarang sudah berubah. Tidak lagi memakai jerigen secara terang-terangan, tetapi menggunakan mobil pikap yang bolak-balik mengisi BBM. Setelah itu diduga ditampung di lokasi yang tidak jauh dari SPBU,” ujar sumber tersebut kepada media ini, Jumat (7/8/2026).

Sebelumnya, juga sempat beredar informasi mengenai dugaan adanya kendaraan yang berulang kali melakukan pengisian BBM bersubsidi di SPBU tersebut.

Bahkan, muncul dugaan kendaraan tertentu membawa jerigen di samping kursi sopir.
Untuk mengonfirmasi informasi tersebut, media ini menghubungi Manajer SPBU Tarowang, Wahab, melalui aplikasi WhatsApp.

Media ini meminta tanggapan terkait dugaan kendaraan yang berulang kali melakukan pengisian BBM bersubsidi, mekanisme pengawasan operator SPBU, tindakan terhadap kendaraan yang diduga menyalahgunakan BBM bersubsidi, hingga langkah yang akan diambil apabila dugaan tersebut terbukti.

Menanggapi konfirmasi tersebut, Wahab membantah adanya praktik pengisian BBM menggunakan jerigen.

“Saya sudah lebih 3 bulan tdk ada kegiatan pengisian jergen seperti itu bosq🙏. Klau ada berita Tarowang mengisi seperti itu bohong. 🙏🙏,” tulis Wahab kepada media ini melalui WhatsApp, Jumat (7/8/2026).

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Wahap belum memberikan tanggapan terhadap pertanyaan media ini mengenai dugaan kendaraan yang melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang kali atau bolak-balik sebagaimana informasi yang diperoleh dari sumber.

Dengan demikian, substansi dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak pengelola SPBU maupun pihak terkait lainnya.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab kepada Manajer SPBU Tarowang, pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan, maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi atau penjelasan lebih lanjut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

 

Pewarta: Ardi / Tim Media

Pos terkait