Takalar, inilahindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di Alun-Alun Kota Takalar pada Sabtu (4/7/2026) malam sebagai upaya menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini dipusatkan di Alun-Alun Kota Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, tanpa dipungut biaya.
Rangkaian acara dimulai pukul 23.00 WITA dengan penampilan musik hiburan yang dilanjutkan kuis interaktif berhadiah uang tunai. Setelah itu, masyarakat akan menyaksikan pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 antara Kanada menghadapi Maroko pada pukul 01.00 WITA, kemudian laga Paraguay melawan Prancis pada pukul 05.00 WITA.
Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia secara bersama-sama, Pemerintah Kabupaten Takalar juga melibatkan puluhan pelaku UMKM yang menyediakan aneka kuliner, minuman, dan produk unggulan lokal.
Kehadiran UMKM diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatakan penyelenggaraan nobar merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan produktif bagi masyarakat.
“Mari hadir bersama keluarga dan sahabat untuk menikmati kemeriahan Nobar Piala Dunia FIFA 2026. Selain menyaksikan pertandingan, kita juga dapat memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM dengan membeli produk-produk lokal. Semoga kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan menjadi hiburan bagi seluruh masyarakat,” ujar Bupati Daeng Manye.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan. Karena itu, momentum Piala Dunia FIFA 2026 dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi para pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Pewarta: A. Dg Kulle/ Tim Med







