TAKALAR, InilahIndonesia.com – Kondisi keamanan di Kecamatan Mangarabombang (Marbo), Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan.
Warga mengeluhkan maraknya kelompok pengendara motor yang diduga kerap berkeliaran pada malam hingga dini hari dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kekhawatiran warga semakin menguat setelah seorang warga Dusun Topejawa Lama, Desa Topejawa, bernama Mashur, melaporkan dugaan pengrusakan sepeda motor miliknya ke Polsek Mangarabombang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 02.50 WITA di Dusun Kajang, Desa Topejawa.
Menurut keterangan korban, saat hendak pulang ke rumah, dirinya diduga diserang oleh sekelompok orang yang datang menggunakan sepeda motor.
“Sekitar pukul 02.50 WITA saya mau pulang ke rumah. Saat berada di depan lorong, tiba-tiba datang beberapa orang naik motor dan diduga menyerang saya dengan busur. Karena takut, saya langsung lari menyelamatkan diri dan meninggalkan motor di lokasi,” ujar Mashur kepada InilahIndonesia.com.
Korban mengaku tidak dapat mengenali para pelaku karena sebagian besar menutupi wajah mereka. Ia juga menyebut kelompok tersebut berjumlah sekitar 10 orang dan diduga membawa senjata tajam berupa parang serta samurai.
Setelah situasi dinilai aman dan sejumlah warga berdatangan ke lokasi, korban kembali untuk melihat kendaraannya. Namun, sepeda motor miliknya sudah dalam kondisi rusak parah.
“Ketika saya kembali, motor saya sudah dirusak. Beberapa bagian mengalami kerusakan, seperti kap samping kiri, kilometer, dan stand kaki kiri,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta dan telah melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.
Insiden ini semakin mempertegas keresahan masyarakat terhadap situasi keamanan di wilayah Marbo yang dinilai semakin rawan pada malam hari.
Warga mengaku sering melihat kelompok pengendara motor bergerombol berkeliaran hingga dini hari, sehingga menimbulkan rasa takut dan ketidaknyamanan.
Masyarakat pun mendesak aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli malam serta mengambil langkah tegas terhadap kelompok-kelompok yang diduga mengganggu ketertiban umum.
“Kami berharap pihak Polsek Mangarabombang dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi dan sangat meresahkan. Sekarang warga takut keluar rumah pada malam hari apabila kondisi seperti ini terus berlanjut,” ungkap Mashur.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk mengusut laporan yang telah disampaikan korban sekaligus menjawab keresahan masyarakat terkait keamanan di Kecamatan Mangarabombang.
Pewarta: A. Dg Kulle/ Tim Med







