Takalar inilahIndonesia.com – Kelompok Tani Passutanayya di Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar kembali menyuarakan harapan akan adanya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta penyediaan sarana pertanian yang memadai.
Ketua Kelompok Tani Passutanayya, K. Daeng Nuru, di bontosandra, senin, (18/5) , kemedia mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak lahan pertanian yang belum terjangkau akses jalan tani maupun aliran air dari induk irigasi.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada rendahnya produktivitas pertanian di wilayah mereka.
“Dari total hamparan lahan sekitar 33 hektar, masih banyak yang belum bisa dimaksimalkan karena akses jalan tani dan jaringan irigasi belum memadai,” ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur, para petani juga dihadapkan pada keterbatasan alat pertanian modern. Proses pengolahan lahan hingga panen masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dan memakan waktu lebih lama.
Baru-baru ini, kunjungan dari Kapolres bersama pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke lokasi pertanian tersebut sempat memberikan harapan bagi para petani.
Namun, kunjungan itu dinilai masih bersifat seremonial dan belum menyentuh kebutuhan mendasar di lapangan.
“Kami tentu mengapresiasi kunjungan dari Kapolres dan pihak BRI yang telah melihat langsung kondisi kami. Namun yang kami harapkan bukan hanya seremonial, melainkan tindakan nyata yang bisa dirasakan petani,” tegas K. Dg Nuru.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan utama petani saat ini meliputi pembangunan jalan tani, optimalisasi saluran irigasi, serta dukungan alat pertanian modern.
“Kami juga sangat membutuhkan bantuan traktor untuk pengolahan lahan dan combine harvester (mesin panen), agar proses bertani bisa lebih cepat, efisien, dan hasil produksi meningkat,” tambahnya.
Menurutnya, apabila dukungan infrastruktur dan alat pertanian tersebut dapat direalisasikan, maka lahan seluas 33 hektar yang ada dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
“Kalau ini benar-benar diperhatikan, kami yakin ekonomi petani akan meningkat. Kami berharap ada kepedulian nyata dari pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya,” tutupnya.
Kelompok Tani Passutanayya berharap agar perhatian terhadap sektor pertanian tidak berhenti pada kegiatan simbolik semata, tetapi diwujudkan dalam langkah konkret yang menyentuh kebutuhan riil petani, mulai dari pembangunan jalan tani, penguatan sistem irigasi, hingga modernisasi alat pertanian.
Pewarta: A Dg Kulle/ Tim media







