Takalar , inilahindonesia.com- Pemerintah Kabupaten Takalar secara resmi melepas 72 jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (1/5/2026). Momentum ini tidak sekadar seremoni administratif,
melainkan menjadi representasi spiritual sekaligus simbol tanggung jawab kolektif daerah dalam mengantarkan warganya menuju puncak pengabdian keagamaan.
Para jemaah yang diberangkatkan tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 16, 33, 42, dan 43, bersama jemaah dari kabupaten lain seperti Gowa dan Maros.
Dari total tersebut, sebanyak 69 jemaah hadir langsung dalam prosesi pelepasan, sementara sisanya berhalangan hadir.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara langsung memimpin prosesi pelepasan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik lintas negara, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan mental, kedisiplinan, serta kesadaran kolektif sebagai representasi daerah di ruang global.
Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus, Bupati yang akrab disapa Daeng Manye itu menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai prasyarat utama dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji yang padat dan menuntut daya tahan fisik.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dimensi sosial dalam ibadah haji juga tidak kalah penting. Kekompakan, solidaritas, dan sikap saling membantu antarjemaah menjadi bagian integral dari nilai-nilai ibadah yang harus dijaga.
Selain itu, para jemaah diharapkan mampu menjaga citra daerah dengan menunjukkan sikap santun, tertib, dan patuh terhadap aturan yang berlaku di Arab Saudi.
Bupati juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap arahan petugas haji sebagai bentuk disiplin kolektif guna memastikan kelancaran seluruh rangkaian ibadah.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah, senantiasa dalam lindungan Allah SWT, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji yang mabrur,” ujar Bupati dalam penutup sambutannya.
Pelepasan ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memberikan dukungan moral dan administratif kepada masyarakatnya, sekaligus mempertegas peran negara dalam memfasilitasi pelaksanaan ibadah yang sarat nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan.
Pewarta: A.Dg Kulle/ Tim Med







